Senin, 27 November 2017
MENINGKATKAN DISIPLIN DAN ETOS KERJA GURU
LUMAJANG, Bedah Kasus 27-11-2018. Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali mendapatkan penghargaan tingkat Provinsi dalam peringatan Hari Guru Nasional, HUT PGRI ke 72 dan Hari Aksara Internasional ke 54 Provinsi Jawa Timur 2017.Penghargaan tersebut diserahkan langsung Ketua Umum Pengurus PGRI Pusat, Dr. Unifah Rosyidi, M. Pd pada Bupati Lumajang, Drs. As'at M.Ag di Graha Delta Sidoarjo, Minggu (26/11/2017).
Menurut Dr. Unifah Rosyidi, Bupati As'at menjadi salah satu dari tujuh pimpinan daerah yang menerima penghargaan PGRI Award tahun 2017.
"Penghargaan tersebut diberikan berkat konsistensi dan perjuangan serta dedikasi pimpinan daerah kepada pembangunan dibidang pendidikan," katanya.
Bupati As'at yang memiliki latar belakang seorang guru, tentunya memiliki kepedulian yang lebih terhadap dunia pendidikan, ia mampu memperjuangkan kesejahteraan guru khususnya di Kabupaten Lumajang," imbuhnya.
Sementara Gubernur Jawa Timur, yang akrab dengan sapaan Pakde Karwo mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan daerah yang sudah peduli kepada guru, Beliau juga mengucapkan selamat atas prestasi yang sudah diberikan untuk masing-masing daerahnya.
Jawa Timur saat ini sudah menjadi salah satu provinsi yang disegani di negara asean, hal ini berkat semangat guru. Kami berharap kepada Guru agar menjadi panutan muridnya, Guru harus menjalin hubungan dengan muridnya secara batin, bukan menjalin hubungan melalui teknologi internet," ucapnya.
Pengabdian guru dalam membangun karakter bangsa semakin nyata, itu harapan kami," tukas Gubernur Jatim.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Saifulillah, SH. M. Hum mengatakan, sebagai tuan rumah merupakan suatu kebanggaan bagi pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Hal ini, akan menjadikan motivasi bagi pihaknya untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Dengan tema membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter, PGRI berkomitmen menjadi organisasi yang solid untuk membangun karakter anak bangsa. Sekitar 59.000 guru dari seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Timur hadir dalam acara tersebut," pungkasnya. Jiwo
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Peninjauan dan Peresmian Posko Kampung Tangguh Semeru di Tiga Lokasi Perumahan Mastrib
M. ROBI Wartawan Peninjauan dan Peresmian Posko Kampung Tangguh Semeru di Tiga Lokasi Perumahan Mastrib. BEDAH KASUS , POLRES JEMBER - Ka...
-
LANDONO - Bukan rahasia lagi bila kebutuhan sehari-hari semakin mahal, sehingga berdampak pada masyarakat yang kurang mampu dalam h...
-
Laporan Edison Bedah kasus Konsel.Kucuran dana desa yang setiap tahun di sambut baik oleh masyarakat, khususnya program dana desa di...
-
Lumajang,Bedah Kasus 20-11-2017. Proyek pembangunan gedung Akademi Komunitas Negeri Lumajang (AKNL), dinilai mengalami keterlambatan...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar