Senin, 25 Desember 2017
DIDUGA GANGGUAN JIWA, SEORANG SUAMI BUNUH ISTRINYA DAN LAKUKAN BUNUH DIRI
Lumajang,Bedah Kasus 25-12-2017. Masyarakat Yosowilangun Lumajang Jawa Timur dikejutkan dengan adanya dua orang meninggal dunia secara tragis. Satu keluarga yang terdiri dari suami istri dan satu anak tinggal di RT16 RW 10 Dusun Kebonan, Desa Celengmati, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang tewas bersimbah darah. Sedangkan satu anaknya mengalami luka parah.
Peristiwa ini terjadi pada hari Senin (25/12) pukul 05.00 WIB setelah subuh.
Menurut saksi mata salah satu warga setempat sebelum kejadian pembacokan tersebut antara Mujiono (40) dan Holima (35)terjadi percekcokan adu mulut. Dikarenakan dari kedua belah pihak tidak ada yang mau mengalah, hingga terjadi pembacokan dan Khoiriyah (14 th) anaknya yang berusaha melerai tak luput dari sabetan parang sang bapak (Mujiono) sehingga dada dan perut luka kena bacok.
Holima roboh setelah disabet parang oleh suaminya sendiri dengan luka bacok bagian leher sebelah kanan, dan tangan kiri. Sedangkan pelaku Mujiono (suaminya) diduga bunuh diri dengan cara membacok dirinya sendiri hingga robek bagian perut. Usai kejadian semua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit dr.Haryoto guna pemeriksaan autopsi.
“Saya waktu itu tidur dan mendengar ribut- ribut, saya bangun dan mendapati ayah dan ibu lagi bertengkar adu mulut, saya berusaha melerainya namun saya kena sebetan juga.Saya pura-pura pingsan pak, karena jika saya menjerit pasti akan menjadi sasaran juga,” aku Khoiriyah anak korban seperti ditirukan saksi. Kapolsek Yosowilangun, Kabupaten Lumajang IPTU SUHARI, S.Pd membenarkan, dalam kejadian tersebut ada dua orang telah meninggal dunia dan satu orang mengalami luka luka, mereka satu Keluarga yang terdiri ayah, ibu dan anak. Kades Yosowilangun Kidul , Zainul Anwar mengatakan, kejadian ini murni dilakukan oleh suaminya sendiri yang diduga karena gangguan jiwa.
Menurut informasi pelaku Mujiono awalnya seorang petani namun selalu gagal dari kegagalan tersebut sehingga mereka suami dan istri nekat merantau ke luar Jawa, sepulangnya dari merantau itulah Mujiono mengalami gangguan jiwa.
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP. Roy Aquary Prawirosastro SH ketika dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut. “Untuk langkah selanjutnya kasus ini masih kami dalami,” tegasnya. (Jiwo )
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Peninjauan dan Peresmian Posko Kampung Tangguh Semeru di Tiga Lokasi Perumahan Mastrib
M. ROBI Wartawan Peninjauan dan Peresmian Posko Kampung Tangguh Semeru di Tiga Lokasi Perumahan Mastrib. BEDAH KASUS , POLRES JEMBER - Ka...
-
Laporan Edison WANGI-WANGI Penemuan mayat berjenis kelamin perempuan dengan tangan terikat dan tengkurap serta kondisi badan yang sud...
-
M. ROBI Wartawan Peninjauan dan Peresmian Posko Kampung Tangguh Semeru di Tiga Lokasi Perumahan Mastrib. BEDAH KASUS , POLRES JEMBER - Ka...
-
Lumajang,Bedah Kasus 29-12-2017. Malam Tahun Baru tinggal beberapa hari lagi, untuk meningkatkan tertibnya lalu lintas menjelang Tahun B...

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus